Hukum Aqiqah Sesuai Islam

Hukum Aqiqah Sesuai Islam

Syariat agama Islam memiliki hukum dan pahala tersendiri dari setiap kegiatan ibadah yang Anda kerjakan. Hal itu juga berlaku terhadap hukum aqiqah yang dilaksanakan oleh setiap orangtua terhadap bayi yang baru lahir. Dengan demikian Anda akan semakin yakin untuk segera melaksanakan aqiqah si Buah hati.

Setelah mengetahui hal mengenai pengertian aqiqah, kini Anda harus memahami hukumnya. Hukum dalam pelaksanaan aqiqah memiliki perbedaan tergantung kondisi yang sedang Anda alami saat ini. Seperti kondisi hukum bagi pelaksanaan aqiqah untuk diri sendiri dan aqiqah bagi orang yang sudah meninggal. Dengan demikian apa saja yang bisa Anda ketahui lebih banyak lagi tentang hukum pelaksanaan aqiqah?

hukum aqiqah sesuai islam

Hukum Aqiqah dalam Islam

Pelaksanaan aqiqah sangat dianjurkan pada hari ketujuh usia bayi dengan menyembelih satu hingga dua ekor kambing. Kemudian dimasak terlebih dahulu dan sepertiga bagian daging dibagikan kepada para tetangga terutama kepada fakir miskin. Hukum aqiqah dan qurban telah disepakati oleh para jumhur ulama sebagai sunah Muakkad yakni sunah yang ditekankan untuk dilaksanakan.

Aqiqah adalah proses penyembelihan hewan ternak yang diperuntukkan bagi setiap anak lelaki dan anak perempuan. Pastikan Anda memilih kriteria hewan aqiqah yang sehat dan berkualitas baik, ya!

hukum aqiqah anak

Hukum Aqiqah Anak

Hukum aqiqah yang telah ditetapkan oleh para jumhur ulama memiliki beragam manfaat terutama bagi anak atau bayi yang telah melakukan aqiqah. Setiap anak akan memperoleh perlindungan dari beragam gangguan para Jin sejak kecil. Kemudian mengajarkan sedari kecil tentang ketaatan kepada Allah SWT.

Dengan demikian Anda harus merencanakan aqiqah si Buah hati untuk memperoleh ketenangan hidup sejak dini. Kemudian dalam syariat islam apa hukum aqiqah bagi anak lelaki dan perempuan memiliki kesamaan?

Hukum Aqiqah Anak Laki-Laki

Syariat agama Islam mengajarkan kepada umatnya untuk melaksanakan aqiqah kepada setiap bayi yang dilahirkan ke dunia. Pelaksanaan aqiqah anak laki-laki sedikit berbeda dengan aqiqah perempuan, hal itu terlihat dari perbedaan jumlah hewan yang disembelih. Aqiqah bagi anak laki-laki adalah 2 ekor kambing sedangkan anak perempuan 1 ekor kambing.

Hukum Aqiqah Anak Perempuan

Dasar hukum aqiqah telah jelas disampaikan dalam Al-Quran maupun Hadits. Salah satunya adalah hadits dari Salman bin Amir Ad-Dhabiy yang diriwayatkan oleh Bukhari, Rasulullah SAW menyatakan bahwa ibadah aqiqah dilaksanakan untuk kelahiran setiap bayi. Maka sembelih hewan untuk menghilangkan beragam gangguan.

hukum aqiqah setelah dewasa

Hukum Aqiqah Setelah Dewasa

pelaksanaan aqiqah dan cukur rambut menjadi kegiatan yang saling berdekatan satu sama lain. Tradisi aqiqah di Indonesia adalah diadakan walimah atau syukuran aqiqah yang diikuti dengan mencukur rambut bayi.

Kemudian hukum aqiqah dan cukur rambut bagi bayi memiliki unsur utama yang sama yakni sunah. Hukum aqiqah menjadi sunah yang diharuskan untuk dilaksanakan terutama bagi Anda yang mampu melaksanakan aqiqah.

Sedangkan mencukur rambut bayi adalah sunah yang bisa dilaksanakan sebagai bentuk rasa cinta kepada Rasulullah dan memperoleh pahala. Rambut bayi yang telah dipotong harus ditimbang untuk dijadikan perhiasan dan menjadi sedekah kepada fakir miskin.

hukum aqiqah untuk diri sendiri

Hukum Aqiqah untuk Diri Sendiri

Para ulama sepakat bahwa hukum aqiqah bagi seseorang yang melakukan aqiqah untuk dirinya sendiri adalah sunah. Terutama jika sang ayah tidak juga melakukan aqiqah hingga anaknya berusia baligh.

Hukum aqiqah sesuai sunnah adalah dilakukan oleh orangtuanya atau lebih tepatnya oleh sang ayah. Terdapat perbedaan pendapat antara banyak ulama terkemuka, akan tetapi Imam Atha dan Hasan Al-Bashri menyatakan, seseorang boleh melakukan aqiqah untuk dirinya sendiri. Sehingga aqiqah dianjurkan baginya agar terbebas dari tergadai oleh aqiqahnya sendiri.

Hukum Aqiqah untuk Orangtua

Aqiqah adalah salah satu ibadah yang dilaksanakan oleh ayah sang bayi. Tepatnya pada saat bayi telah berusia 7 hari. Sedangkan hukum aqiqah bagi yang tidak mampu adalah boleh dilaksanakan di kemudian hari, saat orang tersebut telah mampu melakukan aqiqah untuk anaknya. Dengan demikian aqiqah untuk anak akan tetap dibebankan kepada orangtua hingga aqiqah dilaksanakan.

Aqiqah yang Anda lakukan adalah sebuah tindakan untuk melepaskan kalimat “tergadai” karena aqiqah kepada anak. Apabila Anda telah melaksanakan aqiqah, maka di hari akhir akan disambut oleh syafaat yang datang karena anak tidak lagi tergadai oleh aqiqahnya sendiri.

Hukum Aqiqah Setelah Meninggal

Para ulama fiqih telah bersepakat bahwa kelahiran menjadi penyebab terjadinya aqiqah, tanpa melihat kondisi hidup atau mati anaknya tersebut. Dengan demikian melakukan aqiqah terhadap anak yang telah meninggal sama sekali tidak menggugurkan sunah aqiqah. (Baca juga: doa aqiqah)

Yasmin Aqiqah, Solusi Catering Ibadah Aqiqah

Kami melayani kebutuhan Anda dalam melaksanakan ibadah aqiqah sang Buah hati. Anda tidak perlu khawatir sebab Kami hanya memilih daging berkualitas untuk sajian aqiqah yang istimewa. Anda juga akan memperoleh beragam fasilitas menarik dan dibanderol dengan harga paket aqiqah lebih terjangkau. Bersama Yasmin Aqiqah jadikan momen aqiqah Buah hati Anda lebih Istimewa.

Alamat Kantor Yasminaqiqah

Untuk info harga dan pemesanan aqiqah jakarta, bisa langsung ke kantor kami di Jalan K2 No. 31 RT.09 RW. 05 Plumpang B, Kel. Rawa Badak Selatan, Kec. Koja, Jakarta Utara 14230 atau kunjungi website kami di yasminaqiqah.com. Layanan terbaik dari kami, harga murah, halal dan enak. Siap kirim ke seluruh area jabodetabek.

Info Pemesanan Aqiqah Jakarta

Hubungi CS Kami : 0822-9881-7522 (klik sekarang untuk terhubung langsung ke aplikasi whatsapp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *